Begini Ternyata Sosok Thomas Tuchel Di Ruang Ganti Pemain - virtualprimetime.com

Kunjungi Website Sumber Berita Sepakbola Terupdate

Begini Ternyata Sosok Thomas Tuchel Di Ruang Ganti Pemain

Thomas Tuchel telah menjabat sebagai pelatih Chelsea selama beberapa bulan terakhir, namun tentu saja orang-orang bertanya tentang bagaimana sebenarnya sosok pelatih asal Jerman tersebut dir ruang ganti, nah Adrian Ramos coba untuk mengungkapkannya.

Thomas Tuchel memiliki perjalanan karir yang mirip dengan Jurgen Klopp, dia pernah menangani dua klub seperti yang pernah ditangani manajer Liverpool, yakni Mainz 05 dan Borussia Dortmund.

Bedanya, Klopp setelah meninggalkan Dortmund langsung pindah ke Liverpool, sementara Thomas Tuchel pernah menangani Paris Saint-Germain lebih dulu sebelum kemudian ke Inggris untuk menangani Chesea sejak Januari lalu.

Nah, salah seorang mantan pemain arahan Tuchel di Dortmund, Adrian Ramos mengungkapkan bagaimana sosok mantan pelatihnya tersebut di ruang ganti pemain.

Pencpta Peluang Terbanyak di EropaRamos mengangap Tuchel sebagai sosok pelatih yang sangat terobsesi dengan sepakbola, karena itu dia memasang standar tinggi pada para pemainnya.

“Thomas (Tuchel) terobsesi dengan sepak bola dan menempatkan tuntutan yang sangat tinggi pada para pemainnya, terutama dari sudut pandang taktis,” ucap Ramos seperti dilansir dari laman Goal International.

Karena sikapnya tersebut juga, Thomas Tuchel menjadi sosok pelatih yang keras terhadap para pemainnya.

“Siapapun yang tidak memenuhi persyaratan ini memiliki masalah. Kemudian Thomas dapat menjadi sangat keras dengan sangat cepat dan terkadang mengatakan hal-hal yang menyakitkan.” Tandas Adrian Ramos.

Meski tentu terdengar bagus memiliki seorang pelatih yang tegas terhadap para pemainnya, namun karena sikapnya tersebut juga Tuchel kerap mendapat perlawanan dari para pemain yang tidak suka dengan perlakuannya.

“Sayangnya, wajar apabila salah satu pihak dalam hubungan ini dengan cepat merasa dijatuhkan, tetapi saya tidak pernah merasa bahwa dia mencoba menyerang seseorang secara pribadi dengan kritiknya,”

“Saya cocok dengan gayanya, yang lain tidak. Satu hal yang jelas bagi saya, jika saya menjadi pelatih suatu hari nanti, maka saya pasti tidak akan berteriak sebanyak Thomas,” kata Ramos.

Lantas, apakah sikap yang sama ditunjukkan sang juru taktik di Chelsea? Mungkin saja, mengingat dibawah arahannya The Blues berhasil kembali bersaing di papan atas klasemen Premier League.


Post a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • banner bd euro 2020

  • Pos-pos Terbaru

  • Tag

  • Kategori